Translate

Senin, 17 Oktober 2016

GELAP YANG DINGIN




Puisi Amrhy_02
GELAP YANG DINGIN

Gendang hati membisu pilu
Suara hatiku tak terdengar lagi
Angan lamunanku melambung jauh
Bersama hembusan malam yang semakin sayu
Namun…
Aku tetap di sini
Berselimutkan dingin tiupan angin
Menantikan sosok yang kuimpikan
Janjinya tak akan selarut ini
Aku seperti menunggu hal yang tak pasti
Harapan bersamamulah yang membuatku bertahan hingga detik ini
Apa mungkin kau hanya memberiku harapan palsu?
Detik pergantian hari semakin dekat
Kau yang kutunggu belum juga menampakkan rupamu
Aku tak sanggup lagi menahan kantuk mata
Menahan dinginnya angin malam
Karenamu aku  di sini
Tetap menanti
Menunggu kehadiranmu pujaan hatiku


Bukittinggi, 16 November 2015

Tidak ada komentar:

Posting Komentar